Postingan

karena aku bukan siapa-siapa

aku tak pandai merangkai kata .. karena aku bukan seorang pujangga .. aku tak mahir mengatur nada berirama .. karena aku bukan pujangga nada .. coretanku jauh dari kata seni .. karena aku bukan seniman sejati .. nasihatku tak bisa damaikan hati .. karena aku bukan pemberi motivasi .. aku tak pandai berbagi ilmu .. karena aku bukan seorang guru .. aku tak bisa menyembuhkan penyakit .. karena aku bukanlah tabib .. makna dari kata tak nampak dari apa yang ku tulis .. karena aku bukanlah penulis .. kisah hidupku jauh dari kata romantis .. karena aku bukanlah seorang artis .. beginilah aku adanya .. aku tak bisa berbuat apa-apa .. dan hanya bisa bangga dengan semua .. karena aku bukan siapa-siapa ..

antara logika dan perasaan

kau bermain dengan perasaan. . justru dalam hidupku logika lah yang berperan. . kau tuntut pengertian. . namun aku ingin keterbukaan. . bagimu mendiam itu sebuah jawaban. . justru bagiku diam itu ribuan pertanyaan. . kau dengan caramu bisa nyaman . . dan dengan caraku aku nyaman. . mungkin ini memang kodrat tuhan. . antar logika dengan perasaan. . entahlah, namun sampai sejauh ini kita masih bertahan. . karena kita punya cinta yang menyatukan. .

lakukan

sering kali takut menjadi pemenang. . karena takut, kita urungkan niat untuk berjuang. . padahal rasa takut tak dengan sendirinya bisa hilang. . takut akan selalu ada jadi tembok penghalang. . jangan menunggu keajaiban datang. . semua tidak ada yang gampang. . namun kita akan jadi pemenang. . saat kita berani turun berperang. lakukan dan kerjakan. . hasil akhir biar tuhan yang menentukan. . karena tuhan melihat usaha yang kita lakukan. . dan tak kan pernah salah mengabulkan. .

Dunia ini bukan surga

Dunia ini bukan surga Dunia ada kekurangannya Dan supaya manusia mengurangi kekurangannya Dunia ini bukan surga Dunia harus ada usahanya Dan supaya manusia mengusahakannya Dunia ini bukan surga Dunia semua tak tersedia Dan supaya manusia menyediakannya Dunia ini bukan surga Dan jadilah sebagai penduduk dunia Dan bukan sebagai penghuni surga

Panen Padi

panas terik matari hari ini sungguh gila tak kuat aku menahannya hanya dengan topi di kepala apalagi debu di depan semakin riuh saja aku belokkan saja motorku ini ke arah sawah.. ah tidak, jalanannya tak bersahabat namun itu lebih baik dari pada harus berurusan dengan debu dan asap mobil yang jahat aku pelankan saja motorku ini biar tak sekarat sekalian biar aku bisa merasakan angin pesawahan yang sungguh nikmat kebenaran sekali hari ini sedang ada panen padi sambil terus berjalan kuperhatikan para petani sebagian dari mereka sudah beristirahat menepi terlihat memang kepegalan dari wajahnya, namun mereka tetap berseri aku hentikan motorku barang 10 menit untuk berbincang nampaknya panen ini membuat mereka senang bagaimana tidak, semua padi mereka menguning dengan matang dan hasilnya pun sesuai dengan apa yang mereka harapkan dia punya tiga orang anak yang semuanya masih duduk di bangku sekolah hasil panen ini sebagian besar digunakan untuk keperluan anak-anaknya dia harus hilan...

Malam Bersejarah Itu

malam itu tidak begitu gelap seperti biasanya, rembulan sumringah menerangi dengan sinar terbaiknya, mendukung kami untuk berdiskusi dan bercanda. . senyap, sunyi, tanpa banyak suara, hanya ada suara jangkrik yang terdengar, tentu kami menikmatinya dengan seksama, sebelum akhirnya kami memulai acara. . malam itu giliran aku memulai acara, aku perhatikan semua temanku sudah antusias untuk mendengarku bercerita, aku tarik nafas dalam-dalam, kurasakan lagi sejuknya angin malam. . setelah itu aku dapatkan keberanianku pada malam itu, bercerita dengan percaya diri seperti yang sering dilakukan ayahku, aku juga tak tahu bisa sampai sejauh ini, yang jelas aku lihat teman-temanku menikmati.. peristiwa itu awal mula aku dapatkan kepercayaan, dari peristiwa itu aku jadi sangat suka bercerita, karena malam itu juga aku tahu indahnya keberasamaan, saling berbagi apapun dengan semua teman. . akan selalu aku kenang malam bersejarah itu. .

entahlah, malam ini memang begini

Hujan tadi siang telah berhenti, cerita pun akan berganti. Malam selalu eksis meski tak dinanti, malam pun menciptakan ceritanya sendiri. . Tak ada yang menarik siang barusan, semuanya terlihat biasa saja, tak ada yang istimewa, terasa hampa tanpa warna. . Mungkin memang sudah seperti itu undang-undangnya, ada kala hari ceria ada kala hari berduka, a da yang berkesan dan ada juga yang biasa saja. Malam pun ikut-ikutan sepi, makhluq yang biasa berkicau mungkin masih kedinginan akibat hujan siang tadi. Langit pun tak ada yang menghiasi, seolah semuanya kompak berdiam diri, dan kini aku sendiri. Buku bacaan entah kenapa jadi hilang daya tariknya, musik yang kuputar tak lagi menyenangkan, video komedi pun malah membosankan, pertandingan sepak bola yang kulihat tadi seperti kehilangan magisnya. Apa ini murni salah cuaca, atau hanya perasaanku saja? entahlah, malam ini memang begini keadaannya. Semoga esok pagi ada cerita yang berkesan.