Postingan

Menampilkan postingan dengan label Refleksi

Menjadi Sunyi

Gambar
Oleh: Hamdancha Mesin waktu yang bisa digunakan untuk kembali ke masa lalu hanya sebuah ilusi, atau pun jika ada yang bercerita sesorang datang dari masa depan itu tak lebih dari sensasi. Nyatanya kalau ada dari dulu pasti semua sudah dipasarkan hari ini. Penemuan teknologi canggih pasti butuh biaya banyak dan tidak mungkin mereka tidak mengharapakan biaya itu kembali, pastinya ingin balik modal toh. Kembali ke masa lalu jelas melanggar hukum alam. Jangankan ke masa lalu yang jauh, manusia tidak bisa mengulang ketika memasukan sambal ke dalam makanan. Mesti menyesal karena rasa pedas tapi ya bagaimana lagi.  Sesuatu yang sudah lewat tak bisa terulang. Waktu berjalan dengan pasti, matahari akan terlihat kembali terbit dari timur setelah bumi selesai berputar sesuai hukum alam yang berlaku. Angka di jam memang kembali ke nol setelah 23.59, namun ia kembali dengan hari yang baru. Ketika sebagian orang ingin memutar hari kembali, sebagian lain justru ingin segera mengakhirinya. saat ke...

(Tak) Semua Harus Diceritakan

Gambar
Oleh: Hamdancha Karena hidup maka aku mengalami banyak hal. Kejadian yang aku alami mungkin juga dialami oleh banyak orang. Ada juga yang aku rasa hanya aku yang mengalaminya. Istilah rumput tetangga lebih hijau semakin aku mengerti. Istilah atau nasihat-nasihat yang dulu hanya aku iyakan sekarang harus aku yakini memang begitu, sialnya aku tidak belajar dari dulu untuk apa nasihat itu lahir? Bukankah ada banyak palajaran pada sebuah cerita. Cerita yang ditulis tentu bukan tanpa alasan kenapa cerita itu sampai sekarang masih bisa dibaca, nasihat tulus dari si penulis bisa jadi sangat berperan. Mereka bercerita agar pembaca menyadari bagaimana hidup ini berputar. Beberapa putaran bagian kehidupan terulang kembali. Sikap durhaka malin Kundang terhadap ibunya banyak terjadi belakang ini, perjodohan ala siti Nurbaya, cinta gila Qais kepada Laila, sampai kesusahan Kartini memperjuangakan emansipasi wanita. Semua kisah dibalik cerita itu bukan hanya bagian masa lalu, banyak terjadi lagi bela...

Lagu Mengingatkan

Gambar
Oleh: Hamdancha Sebagai manusia yang sudah lama hidup di dunia ini, aku menyadari banyak hal. Dunia ini sangat luas dan sudah sangat tua. Sudah ada banyak generasi yang merasakan suka dukanya berjalan di atas dunia ini. Perjalanan orang-orang terdahulu terekam menjadi sejarah. Kemudian ia bisa menjadi bekal penting untuk manusia yang akan hidup di kemudian hari. Cara merekam sejarah pun berbeda sesuai dengan generasinya. Beberapa sejarah tidak bisa diketahui karena tak ada yang menjaga atau banyak yang tidak menyadari bahwa kehidupan yang kita alamai ini bisa menjadi bekal untuk generasi selanjutnya. Aku membaca buku-buku sejarah karena ingin tahu bagaimana kehidupan di masa lalu. Tentu setiap masa dihadapkan dengan masalahnya sendiri. Namun sebagai manusia aku yakin ada persoalan yang sama yang dihadapi oleh banyak orang semenjak dahulu kala. Malam ini aku ingin belajar kepada orang-orang yang mungkin mengalami kekecewaan merasa hidup telah gagal. Tujuanku untuk mengumpulkan energi hi...

Akhir 2022

 Akhir 2022 Ada beberapa yang aku temukan di tahun 2022. Tentu ada yang baik dan buruk, ada yang sudah diduga dan tak sedikit kenyataan yang tak pernah aku duga sama sekali. Hal-hal yang aku tulis sebagai resolusi di akhir tahun 2021 nyatanya tidak mudah untuk direalisasika seperti mudahnya hujan turun setiap sore akhir-akhir ini. Namun di tahun ini aku tidak ingat betul kejadian apa yang sangat tak terlupakan, sepertinya kejadian di tahun ini biasa-biasa saja. Satu hal yang buat aku luar biasa adalah kedekatan aku terhadap seorang perempuan yang aku anggap adik. Aku akrab dengannya dari sejak lama namun lebih dekat pada akhir bulan ini. Pada tahun ini aku juga tidak bertemu dengan orang-orang baru yang istimewa. Orang-orang baru yang aku temukan di tahun ini tidak lebih hanya sebagai muridku, baik di sekolah atau di pelatihan-pelatihan. Mereka hanya mengharapkan ilmu ku, tidak lebih dari itu. Teman? Aku tidak menemukannya. Pada akhirnya, aku ingin berterima kasih kepada diriku tel...

Terima Kasih Malam

 Terima Kasih Malam           Waktu berganti setiap detik membawa perubahan rasa kepada jiwa yang hidup. Manusia dibekali kemampuan menyesuaikan diri dari bangun tidur hingga terlelap lagi. Kebanyakan mereka bekerja beriringan dengan matahari, berangkat ketika terbit dan pulang ketika tenggelam, tentunya karena ada kewajiban yang harus dijalankan saat itu. Berbeda dengan diriku beberapa tahun belakangan ini, setelah lulus kuliah menjadi sesuatu yang langka untuk hidup dengan matahari.           Aku memilih hidup di tengah malam di saat orang lain terlelap karena siang yang melelahkan. Saat ufuk fajar terbit tubuh sudah meminta beristirahat, akhirnya aku masih terlelap ketika yang lain baru memulai hari, sarapan pun menjadi sesuatu yang hilang. memilih tidak hidup pagi karena bosan melihat orang lain sibuk sedangkan aku tanpa kegiatan. Alasan lain adalah karena jiwa yang ada dalam diri lebih nyaman dengan k...

5 Cara Jatuh Cinta Pada Buku

Gambar
5 Cara Jatuh Cinta Pada Buku Hamdan Cha | Jatuh Cinta Pada Buku Membaca bagi sebagian orang sangat menyenangkan, bahkan ia bisa lupa waktu jika sudah berduaan dengan buku. Tapi tidak bagi sebagian yang lain. Banyak orang ingin bisa mempunyai rutinitas membaca, namun seringkali berujung membosankan. Bahkan ada slogan nyeleneh, "sudah lama nggak baca buku, sekalinya baca nggak lama."  Lalu apa yang salah? Bagaimana caranya untuk suka membaca. Baca juga:  Puisi: Buku Beri Aku Harapan 5. Mulai dari bacaan ringan yang kita suka Membaca seringkali membuat pusing, apalagi kalau sudah ketemu dengan kosa kata asing. Buku-buku teori lebih sering membuat orang frustasi. Maka hendaklah mulai membaca dengan bacaan ringan, semacam cerpen dan novel 4. Punya buku sendiri Memang kita bisa meminjam, atau sekedar baca di internet. Tapi ketika kita punya buku sendiri, kita akan sayang dan merasa kasihan kalau tidak dibaca, heheh... Lebih dari itu, kita bisa membacanya kapan...

Sejarah Peringatan Hari Bumi dan Fakta Menarik Bumi Saat Ini

Gambar
Setiap tanggal 22 April, dunia memperingatinya sebagai Hari Bumi atau disebut Earth Day. Pertama kali diselenggarakan di Amerika Serikat pada 22 April 1970. Digagas oleh pengajar lingkungan hidup asal Wisconsin, Amerika Serikat yang bernama Gaylord Nelson. Pada hari itu, sekitar 20 juta penduduk dan mahasiswa AS turun ke jalan memenuhi sejumlah taman dan auditorium untuk mengkampanyekan kesehatan dan keberlangsungan hidup, menentang kerusakan lingkungan karena saluran pembuangan yang buruk, serta banyaknya flora yang punah. Gagasan hari bumi dimulai sejak pidato Gaylord Nelson. Pada tahun 1969, di Seattle ia berpidato mendesak perlunya memasukkan isu-isu kontroversial -dalam hal ini lingkungan hidup- dalam kurikulum resmi perguruan tinggi. Masyarakat menyambut gagasan baik itu, sehingga gerakan lingkungan benar-benar semarak dan timbul arus gerakan yang lebih besar dengan dicanangkannya Hari Bumi.  Dukungan itu terus membesar, Fifth  Avenue di New York dipa...

10 Kata Bijak Motivasi Raden Ajeng Kartini

Gambar
Siapa yang tak kenal dengan sosok Raden Ajeng Kartini, kisah hidup perempuan yang lahir pada 21 April 1879 ini dikenal tidak hanya di Indonesia saja, namanya harum mendunia. Kumpulan suratnya sangat dikenal sampai hari ini, dalam satu karya indah berjudul "habis gelap terbitlah terang." Ia menjadi perempuan pembeda pada masanya. Ia tidak setuju jika perempuan dianggap makhluk yang lemah. Ia juga dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita. Berikut ini 10 kata bijak yang penuh motivasi dari Raden Ajeng Kartini 1. Gadis dengan Pemandangan Luas "Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya." 2. Bermimpilah "Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam." 3. Jangan Mengeluh "Jangan mengeluhkan hal-hal buruk yang datang dalam hidupmu. Tuhan tak p...

Kopi Hitam dan Moccacino

Gambar
Kau dangan kopi hitam pekat tetap memikat. Berbincang denganmu seperti memasuki perpustakaan dengan jutaan buku di samping sungai dengan burung-burung yang berhenti berkicau. Aku belajar kepadamu bagaimana membaca kehidupan ini dari sisi yang tepat. Setiap sruputan kopimu seperti meneguk teori-teori yang nantinya kau lemparkan kepadaku dengan begitu rumitnya. Tapi bagaimana rumitnya teori selalu masuk akal jika keluar dari mulutmu itu. Aku heran bagaimana caramu berproses. Apakah semua berawal dari kopi hitam pekatmu? Jika saja mesin waktu memang ada, aku ingin pergi ke masa mudamu. Belajar bagaimana kau berproses, karena kau tak pernah mau menceritakan dapurmu. Kau selalu menghidangkan masakan yang siap aku santap. "Bah sejak kapan menikmati kopi hitam?" Tanyaku penasaran. "Tak tahu pastinya, buat apa pula kau tanya semacam itu?" Jawabnya.  "Apa sekarang bertanya sudah ada mana yang boleh atau yang tidak?". Balasku "Aku mulai ...

Jika kau mau

Hidup penuh dengan cerita. Begitu pun dengan aku, pun dengan yang lain. Kita semua punya, entah ia layak dikenang atau dilupakan.  Adakalanya kenangan terlupakan dengan sendirinya, maka maafkan jika ada kenangan denganku yang tak sengaja terlupa. Otak kita terbatas, ia tak bisa terus2an menerima, harus ada yang tersisihkan. Sebaliknya, ada kenangan yang sangat kuat mendiami otak kita, meski ia dipaksa untuk keluar. Lebih dari basa-basi di atas, rekaman peristiwa yang telah kia alami ialah sejatinya guru kita. Ia dengan sendirinya memberitahu bahwa mana benar mana salah, apa yang tepat untuk kita dan mana yang tak usah kita kejar. Jika kau mau berteman denganku, aku tak menuntut apa2 darimu. Hanya satu, menerima kenyataan bahwa aku punya masa lalu. Itu pun Jika kau mau. Cirebon 03/10/18

Ketika Lelah

Lelah, kata yang bisa saja indah tapi satu sisi ia juga terkadang sangat menyebalkan. Kini aku sedang mengalami nasib yang kedua, gara-garanya adalah terlalu sering dipermainkan, itu kata temanku meski aku tak pernah merasa dipermainkan. Katanya dunia layaknya pasar malam yang sedang aku singgahi ini, sibuk dengan permainan hanya demi satu kata, "menarik".  Kenapa pasar malam tanyaku, bukan disana bukan hanya tentang permainan. tapi tentang bagaimana orang bertaha hidup. Tentang orang yang memilih hidup di malam hari demi menghidupi keluarga yang ia cintai.  Kenapa kau tidak melihat dari sisi lain? kenapa seolah semua yang berbau hiburan seolah selalu negatif. "Tapi pada kenyataannya lebih banyak yang negatif. Lihatlah para muda-mudi itu. Apa yang mereka cari dan apa yang mereka dapatkan? bukankah lebih baik ia belajar di rumahnya, atau melakukan hal lain yang lebih bermanfaat?" temanku ini tak mau kalah.  "Kau ini, lalu apa yang sedang kita lakuka...

Ada

Apakah gelap itu ada, atau hanya karena ketiadaan cahaya. Aku mencoba membandingkan dengan sesuatu yang lain. Kebodohan misalnya, apakah bodoh itu ada, atau hanya ketiadaan pengetahuan. Miskin, atau hanya karena ketiadaan harta. Derita, atau hanya karena ketiadaan bahagia. Lalu kenapa bahagia, kaya, pengetahuan itu ada?