Postingan

Menciptakan Kerukunan Beragama dengan Alunan Nada Arumba

Gambar
Menciptakan Kerukunan Beragama dengan Alunan Nada Arumba Oleh: M. Hamdan Pak Yoyo sedang mempersiapkan kolintang " Alat musik tak punya agama, tapi ia punya kekuatan mempersatukan agama-agama." Kata Pak Suharyo bangga. Sebagai seorang muslim yang hidup di lingkungan islam, saya tidak pernah berhubungan dengan agama lain. Baru setelah masuk kuliah saya mulai bertemu dengan teman-teman yang beda agama. Pada akhirnya saya tertarik dan sering ikut dalam acara isu keberagaman beragama. Salah satunya adalah pengalaman yang saya tuliskan ini. Saya mendapatkan kesempatan sangat berharga dalam hidup. Hari Minggu (30/6), bersama teman-teman peserta Workshop Sejuk Malang, saya berkunjung ke Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Sukun, Malang. Saya beserta 9 teman lainnya ikut dalam pelaksanaan ibadah pagi di GKJW. Sebelumnya saya juga pernah beberapa kali melihat langsung proses ibadah di Gereja. Tapi ada yang unik di GKJW, terdapat alunan musik arumba mengir...

Anak tak diterima di sekolah favorit, apa yang harus orang tua lakukan?

Gambar
Anak tak diterima di sekolah favorit, apa yang harus orang tua lakukan? Oleh: M. Hamdan Dunia pendidikan tahun ajaran 2018-2019 telah usai. Kemendikbud mencatat ada 8,3 juta orang yang mengikuti Ujian Nasional pada tahun ini. Sekolah dari mulai tingkat dasar sampai menengah ke atas sudah mengumumkan hasil ujian dan kelulusan siswa-siswinya. Siswa-siswi yang dinyatakan lulus ini harus segera menentukan pilihan kemana ia hendak melanjutkan studinya. Ba hkan banyak sekolah yang sudah membuka pendaftaran sebelum kelulusan. Tahun ini, terjadi permasalahan baru dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), yaitu dengan diberlakukannya sistem zonasi. Diluar dari perdebatan itu, Kemendikbud menyebutkan bahwa salah satu alasan diterapkannya sistem zonasi adalah ingin menghapus imej "sekolah favorit". Sekolah yang mempunyai label favorit akan ramai didatangi peserta didik baru, sebaliknya sekolah yang tidak favorit akan cenderung lebih sepi. Pelabelan ...

Setiap Cerita Punya Masa

Satu ketika di perpustakaan Aku punya keberanian mengungkapkan Tentang perasaan Tentang keyakinan menemukan Meski tak langsung aku dapat jawaban Hanya berselang beberapa hari Tulisan tanganmu menghampiri Kau menulis sendiri Kau terima dengan senang hati Hari-hari menjadi bahagia Mulai dari menyapa senja Sampai terjaga hingga terbit surya Kemeja batik darimu masih aku jaga Masakan tanganmu tak aku lupa Dari gunung hingga samudra Dari mall sampai kaki lima Semua cerita aku tulis bahagia Sampai kita bertemu pada suatu masa Dimana pengertian sudah beda makna Kenyataan bukan lagi impian belaka Kita sadar bahwa hidup harus tetap bahagia Semesta tak punya kuasa Ketika kita memang sudah beda Jika kamu masih menjaga kata-kata Waktu dulu aku mengirimkannya Maka hanyutkanlah kata-kata Biarkan ia hanya menjadi cerita Karena setiap cerita punya masa Terima kasih sudah menemaniku bercerita Selamat datang di ceritamu selanjutnya

5 Cara Jatuh Cinta Pada Buku

Gambar
5 Cara Jatuh Cinta Pada Buku Hamdan Cha | Jatuh Cinta Pada Buku Membaca bagi sebagian orang sangat menyenangkan, bahkan ia bisa lupa waktu jika sudah berduaan dengan buku. Tapi tidak bagi sebagian yang lain. Banyak orang ingin bisa mempunyai rutinitas membaca, namun seringkali berujung membosankan. Bahkan ada slogan nyeleneh, "sudah lama nggak baca buku, sekalinya baca nggak lama."  Lalu apa yang salah? Bagaimana caranya untuk suka membaca. Baca juga:  Puisi: Buku Beri Aku Harapan 5. Mulai dari bacaan ringan yang kita suka Membaca seringkali membuat pusing, apalagi kalau sudah ketemu dengan kosa kata asing. Buku-buku teori lebih sering membuat orang frustasi. Maka hendaklah mulai membaca dengan bacaan ringan, semacam cerpen dan novel 4. Punya buku sendiri Memang kita bisa meminjam, atau sekedar baca di internet. Tapi ketika kita punya buku sendiri, kita akan sayang dan merasa kasihan kalau tidak dibaca, heheh... Lebih dari itu, kita bisa membacanya kapan...

Buku Beri Aku Harapan

Gambar
Buku Beri Aku Harapan Diterbikan juga di Zine Reang | Perjal Semesta melahirkanku dengan ketidaktahuan Tanpa nama dan pengertian Arti yang nantinya aku temukan Dari setiap langkah kaki kehidupan Pengertianku bukan aku yang temukan Tapi penemuan orang lain yang kutemukan Mungkin mereka juga hanya melanjutkan Aku bingung bagaimana mencari pengertian Pengertian tentang kenyataan-kenyataan Kenyataan seringkali justru kepalsuan Tipu daya kontruksi pikiran Tontonan televisi yang menjadi tuntunan Opini media masa sebagai pedoman Aku buta akan kebenaran Di dalam kebingungan aku mencari jalan Sampai satu buku aku temukan Ia ajarkan aku keberanian Mencari jawaban pertanyaan Aku baca lagi buku lain Ia memberikan perbedaan Buku memberiku pilihan wawasan Melayang terbangi cakrawala pikiran Satu buku beri aku satu jalan Semakin banyak buku makin banyak jalan Hingga ia memberiku harapan Menemukan jalan kebenaran

Buku-Buku yang Dilarang

Gambar
Tulisan ini diambil dari blog Ngaji Realitas di www.ahonkbae.blogspot.com Dengan judul "Buku & Nuklir; Bibliokas dalam Sirkuit Sejarah" oleh Ahonk Bae Klik linknya dibawah ini https://ahonkbae.blogspot.com/2019/01/buku-nuklir-bibliokas-dalam-sirkuit.html?m=1 Pict by google Beberapa hal yang sedikit menggelikan terjadi belum lama ini, razia buku atau sweeping atas buku-buku yang di lakukan oleh beberapa orang berseragam, pada Rabu 26 Deember 2018 yang mafhum kita asumsikan sebagai seorang yang  ‘gagah’.  Dengan dalih yang cukup mengesankan, bahwa buku di anggap sebagai acaman atas stabilitas sebuah negara, seperti buku yang berbau Marxisme-Leninisme dan Mao-tsung atau lebih tepatnya adalah kominisme, maka tindakan selevel sweeping pun di galakan.  Apa sebenarnya yang terjadi di negeri dengan euforia bahwa bangsanya ingin sejajar dengan bangsa lain di negara-negara maju. Lebih dari itu bahwa animo razia telah begitu ...

Sejarah Unik 23 April sebagai Hari Buku

Gambar
Sejarah Unik 23 April sebagai Hari Buku World book day | dhp Setiap tanggal 23 April, dunia memperingati Hari Buku Internasional. Digagas oleh UNESCO untuk mempromosikan peran membaca, peenerbitan dan hak cipta. UNESCO memutuskan penetapan hari buku ini pada tahun 1995. Nama resmi yang ditetapkan oleh UNESCO untuk perayaan ini adalah National World Book Day , atau nama lainnya disingkat menjadi WBD. Perayaan ini diselenggarakan oleh seluruh negara anggota PBB setiap tahunnya. Dibalik penetapannya sebagai hari buku internasional, ternyata ada sejarah unik yang terjadi. Pemilihan 23 April sebagai tanggal hari buku, dipilih untuk mengenang hari kematian Miguel de Cervantes, William Shakespeare dan Inca Garcisalo de la vega, serta hari lahir atau kematian beberapa penulis terkenal. Pada 23 April 1923, pada momen perayaan tahunan masyarakat Catalunya, diselenggarakan festival buku oleh para pedagang buku. Sebelumnya, festival untuk mengenang kematian Saint George itu hanya d...