Postingan

Memilih

Gambar
Oleh: Hamdancha Malam ini aku menulis tentang sebuah pilihan. Semua manusia akan berhadapan dengan masa ketika ia harus menetapkan pilihan. Belakangan ini aku sering melihat kutipan di media sosial, kata bijak ini diucapkan oleh karakter dalam manga favoritku, onepiece. Tokoh utamanya seorang kapten bajak laut bernama Luffy pernah berkata, “Hidup adalah sebuah pilihan, saat tak memilih itu adalah pilihanmu.” Quote luffy di atas banyak dishare oleh orang-orang yang menurutku sudah bingung dihadapkan dengan pilihan, atau memang sebenarnya mereka itu pengecut. Mereka hanya memilih quote yang menghibur diri sendiri. Sebagai penonton onepiece aku justru lebih banyak menemukan quote tentang perjuangan hidup, meraih mimpi dan ambisi. Bahkan Luffy pernah berkata, “jika menyerah sekarang, saya akan menyesalinya.” Setiap pilihan pasti punya resiko, kembali lagi dengan Luffy, ia yakin bahwa ketika kita tidak berani mengambil resiko maka kita tidak bisa menciptakan masa depan. Selain Luffy...

Tiga Cinta

 Semesta, curhat boleh kan. Aku ini bukan manusia yang punya rencana mencari pasangan, tidak pernah sekalipun pdkt. Aku manusia yang jatuh cinta karena kenyamanan. Beberapa orang mecoba mengenalkan aku dengan perempuan, aku menolaknya karena itu buka aku banget. Aku tidak percaya dengan istilah jatuh cinta pada pandangan pertama, menurutku itu bukan cinta. Hanya sebatas rasa kagum kepada ciptaan semesta. Tiga kali aku merasakan cinta. Pertama, cintaku terbalas. Namun keadaan tidak memihak kepadaku. Aku hanya akan mengecewakan nya. Saat itu aku terlalu penakut mengkhawatirkan hal-hal yang belum terjadi. Aku berpikir lebih baik selesai baik-baik daripada mengecewakan dia pada akhirnya. Kedua, aku sudah akrab dengan perempuan dalam waktu lama, hingga akhirnya aku jatuh suka. Namun ternyata aku dan dia punya cara melihat yang beda. Dia merasa aku mengkhianatinya, dia berpikir bahwa perbuatan aku selama ini hanya karena ada maunya. Dia berpikir aku berbuat banyak hal baik supaya dia bis...

Akhir 2022

 Akhir 2022 Ada beberapa yang aku temukan di tahun 2022. Tentu ada yang baik dan buruk, ada yang sudah diduga dan tak sedikit kenyataan yang tak pernah aku duga sama sekali. Hal-hal yang aku tulis sebagai resolusi di akhir tahun 2021 nyatanya tidak mudah untuk direalisasika seperti mudahnya hujan turun setiap sore akhir-akhir ini. Namun di tahun ini aku tidak ingat betul kejadian apa yang sangat tak terlupakan, sepertinya kejadian di tahun ini biasa-biasa saja. Satu hal yang buat aku luar biasa adalah kedekatan aku terhadap seorang perempuan yang aku anggap adik. Aku akrab dengannya dari sejak lama namun lebih dekat pada akhir bulan ini. Pada tahun ini aku juga tidak bertemu dengan orang-orang baru yang istimewa. Orang-orang baru yang aku temukan di tahun ini tidak lebih hanya sebagai muridku, baik di sekolah atau di pelatihan-pelatihan. Mereka hanya mengharapkan ilmu ku, tidak lebih dari itu. Teman? Aku tidak menemukannya. Pada akhirnya, aku ingin berterima kasih kepada diriku tel...

Ketika Sepi

Setelah satu bulan penuh menjalankan tugasku sebagai instruktur BLK, aku kembali dengan kegiatan satu bulan sebelumnya. sayangnya kembai tidak selalu sama. Jangankan satu bulan, setiap detik ada perubahan. Toko online yang aku andalkan sebagai sarana mencari uang kini terpuruk setelah satu bulan aku abaikan. Uang penghasilan dari toko yang bisa membantu banyak orang kini berkurang. semoga aku bisa tetap membantu dalam kondisi meski toko sedang tidak sehat. Saat ini, toko lebih terpuruk dari keadaan yang pernah aku anggap terpuruk dulu. Aku ditinggalkkan pelanggan yang tidak punya cukup waktu untu menunggu. Menunggu satu bulan tentu menyebalkan, orang-orang yang biasa meminta bantuanku kini pergi, menganggap aku terlalu sibuk, meski aku sesekali masih sempat membantu, namun seringnya meminta maaf karena aku tak cukup waktu. Konten-konten untuk youtube ikut terpinggirkan. Aku kehilangan waktu malam produktifku demi aktifitas pagi. Waktu menuntutku memilih prioritas, waktu juga menund...

Cara Mengatasi Masalah Besar

Gambar
Pernahkah kamu mengetik tulisan cara mengatasi masalah besar ke pencarian google? Jika pernah, maka kamu tidak sendiri. Aku juga pernah melakukan hal yang sama, ketika masalah yang aku hadapi terasa mustahil terselesaikan. Aku merasa diriku ini tidak berdaya, aku terlalu kecil untuk menghadapi masalah besar ini. Jawaban yang ditawarkan google terkait cara mengatasi masalah besar ternyata beragam. Sayangnya aku tidak bisa berinteraksi dengan google. Dia nggak tahu masalah besar apa yang sedang aku hadapi. Toh masalah yang dihadapi manusia itu tidak sama kan, maka seharusnya cara mengatasi masalah besar nya pun berbeda. Tetapi setidaknya kita bisa belajar dari pengalaman orang lain, itu tidak salah sama sekali. Maka google bisa sedikit membantu. Jika kamu baca tulisan ku saat ini, pun masalah kita berbeda. Bisa jadi masalah besarku sudah aku lalui atau justru aku sedang berhadapan dengan masalah lainnya. Untuk itu aku tidak bisa menulis cara mengatasi masalah besar untuk mu secara sempur...

Tiga Yasin di Malam Nishfu Sya'ban

Pada suatu desa ketika adzan maghrib hendak berkumandang, para bapak sudah berkumpul di sekitaran mushola. Bercakap tentang bola, kendaraan, sawah sampai tentang tetangganya yang baru punya hajat besar. Kemudian seorang bapak menanyakan kepada imam mushola perihal apakah benar malam nanti adalah tepat nishfu sya'ban. Imam mushola menjawab bahwa benar nanti malam adalah nishfu sya'ban. Bapak yang lain menengok ke arah timur langit  Bulan benderang meski langit belum gelap, hujan yang kemarin. mengguyur seharin seperti mempersilahkan para bapak untuk berkumpul di mushola tepat di malam nishfu sya'ban. Selang berapa menit kemudian datang anak imam mushola membawa dua dus aqua gelas. Katanya untuk acara nanti malam. Imam mushola mengingatkan bahwa nanti malam membaca surat yasin sebanyak tiga kali  Setiap malam nishfu sya'ban, di desa itu semua jamaah mushola dari orang tua sampai anak kecil ikut berkumpul untuk membaca surat yasin. Pembacaan surat yasin dilaksanakan setela...

Ingin Punya Rumah Sendiri

Mimpi saya untuk 2 tahun ke depan adalah membeli rumah. Terkesan songong emang, cuma apa salahnya orang punya keinginan. Minimalnya beli tanah lah kalau memang punya rumah itu mimpi yang ketinggian.  Kenapa rumah? Iya aku ingin punya rumah sendiri, sepertinya aku bisa lebih berekpresi ketika punya rumah sendiri. Bisa melakukan ini itu, bisa belajar mengatur diri, bisa belajar menjadi hidup rapih. Dari rumah sendiri akan muncul ide-ide untuk berbuat lebih banyak.  Lalu rumah yang bagaimana? Aku ingin punya rumah yang punya ruang untuk menerima tamu. Rumah yang membuat tamu nyaman. Tetapi juga ada ruang privasi untuk aku ketika butuh sendiri. Aku ingin punya rumah yang di depannya punya ruang untuk tanaman dan kolam ikan, meski tidak besar. Aku ingin punya rumah yang masih ada jarak dengan tetangga, tidak tembok bertemu tembok. Rumahku harus ada ruang tamu, rung keluarga, dua kamar, dapur, kamar mandi, ruang stok dagangan onlineku plus ruang untuk santai. Besar juga ya, heheh. T...